Tanti Auguri OmRagil.id


Selayaknya dan sepatutnya, ucapan selamat ulang tahun adalah ucapan yang disampaikan buat orang lain, lantas bagaimana jika ucapan itu buat diri sampean sendiri? Heran kan? Ya begitulah, pada kesempatan yang baik ini, saya akan mengucapkan selamat ulang tahun buat diri saya sendiri, yang ternyata sudah menginjak usia yang ke 26. Sungguh usia yang tidak lagi kecil wahai saudaraku. Karena saya sudah mengucapkanya kepada diri saya sendiri, maka sampean tidak perlu repot-repot untuk memberikan ucapan atau selamat kepada saya, takut ngrepotin sampean saya.



Dengan segenap kerendahan hati, seonggok pemuda yang biasa-biasa saja dan nyasar lahir kemudian tumbuh besar disebuah planet bernama bumi, ingin memanjatkan doa. Doa yang amat sangat sederhana, semoga sampean yang membacanya juga mau dengan sangat ikhlas dan sadar untuk mengaamiinkanya. Berikut adalah doa saya,

Demi angka 26 yang kini Engkau anugrahkan, saya pemuda yang 26 tahun lalu lahir dengan amat sangat biasa, dengan tangisan “ooeee,. Ooeee,.. ooeee... “ yang mengiringi lahirnya seorang anak laki-laki. Dikemudian hari, sang ayah memberikan saya nama Ragil Wijianto Adhi, namun lebih sering ditulis disemua ijazah saya sebagai Ragil Wijianto. Entah siapa yang memulainya, atau saya yang tidak dengan sadar meluruskanya. Perihal soal nama yang kemudian sering salah ketik, saya memaklumi, toooh.. bapak saya tidak pernah komplain soal kata Adhi, yang tiba-tiba saja hilang dari nama panjang saya, atau kata Wijianto yang kemudian sering berubah jadi Wijiyanto. Sungguh, saya kadang merasa jadi durhaka sejak dari penulisan nama.

Diangka yang ke 26 ini, saya merasa masih jadi seonggok pemuda yang salah planet. Diplanet ini, pemuda seusia saya jelas sudah bawa Satria FU, atau minimal yamaha mio matic dengan nama bapak di STNK dan BPKBnya. Tapi saya? Ahh,. Jangan FU, sepeda BMX saya pun sudah lama rusak dan tak berbentuk. Tapi paling tidak, meskpiun saya nyaris tidak punya apa-apa, kecuali hati yang lapang yang selalu ingin membahagiakan mu, saya masih bisa berbangga diri karena sampai dititik ini, saya tidak banyak merepotkan orang tua atau orang lain demi apa yang saya raih dan pegang saat ini.


Masih belum lupa rasanya, akan sebuah tembok yang saya tulisi dengan pencapaian yang ingin saya raih diusia yang segini. Saya pernah menuliskan demikian disebuah tembok kamar kost tempo dulu,

  1. Lulus S2 maksimal 26 tahun,
  2. Tuku motor FU (tuku tok, dienggone mbuh kapan)
  3. Tuku honda jazz (nek regane wis 20juta)
  4. Mbojo,.

Dari 4 hal tersebut diatas, nyaris yang nomer satu yang paling dekat akan terealisasi, insya allah. Selain itu,.?? Ya.. masih sejauh hilal berada.

Maka di angka ke 26 tahun ini, saya ingin memohon beberapa hal,

Kebahagiaan bagi kedua orang tua yang semakin lama semakin memasuki masa senja. Maaf karena untuk membahagiakanmu, anakmu ini masih perlu banyak sekali waktu, dan semoga pula waktu bapak ibu juga dipanjangkan.

Kebahagiaan bagi perempuan terkasih. Kepada mu, jatuh cinta sudah aku jatuhkan sedari awal, kepada mu, sayang sudah aku berikan sedari pertama, kepada mu pula, keikhlasan selalu aku berikan sedari semula, dan untuk mu doa aku panjatkan, kepada MU nama mu aku utarakan.

Kebahagiaan untuk sahabat dan teman dekat. Tetaplah demikian, tetaplah seperti ini, meskipun kadang bercanda tak kenal batas, tapi maaf selalu keluar dengan ikhlas. Untuk kalian yang sudah bersama saya nyaris sewindu lamanya, untuk kalian pula yang bertemu setiap harinya, terima kasih untuk setiap kebersamaan yang kita bangun, semoga dimudahkan segala urusan.

Kebahagiaan saya bisa dikesampingkan, kalian bahagia saja dulu, saya bisa kapan-kapan.

Terakhir, perihal waktu yang tidak bisa kita intervensi, dan jika 26 jadi angka terakhir dari saya, maka saya hanya ingin sampean-sampean semuanya mengingat saya sebagai pemuda yang biasa-biasa saja.


Terima kasih sudah membaca, terima kasih sudah ikut mengaamiinkan, terima kasih sudah tidak pernah bosan untuk sedikit mengikuti segala keluh kesah, keresahan, pandangan dan cerita dari saya. Dari saya pemuda biasa-biasa saja, pendiri gerakan #CintaGakHarusBukaCelana, CEO dari OmRagil.Id, content writter dari beberapa blog, comic lokal yang belum terkenal, dan anak ketujuh dari pasangan suami istri yang romantis. 
No comments

No comments :

Post a Comment