Bentuk Doa Wagimin
Entah sudah beberapa bulan, lelaki sederhana bernama wagimin
itu, jatuh wati dengan wagiah. Perempuan yang ia liat berkali-kali namun tetap
saja tampak lebih menawan dari hari ke harinya. Wagimin pun tahu, bahwa wagiah
telah bersama, dan wiryo mungkin akan jadi pilihanya. Ahh,. Tapi wagimin sudah
terlanjur goblok sejak dalam pikiran, atau bahkan malah sudah terlanjur ga bisa
mikir sejak dalam kandungan. Dia terkesan laki-laki yang ga waras, buat apa
jatuh cinta jika hanya untuk sekedar patah hati? Buat apa menunggu yang bahkan
tak tahu sampai kapan hal itu akan ada hasilnya? Mungkin begitu pertanyaan
sampean? Ia,.?? Kalau ia, maka percayalah, saya juga menanyakan hal yang sama. Tapi
sekali lagi, wagimin adalah lelaki yang sudah terlanjur goblok sejak dalam
pikiran. Buktinya?? Lha,. Ia tetap acuh tak acuh dengan fakta bahwa wagiah
telah lama menambatkan hatinya pada wiryo jee, kalau sudah begitu,. Apa wagimin
tidak goblok namanya?!. Sungguh, tidak ada laki-laki yang jauh lebih goblok
yang pernah saya lihat selain wagimin. Mas mas, kesehatanmu lho.
Tapi pada akhirnya, tooh, wagimin juga akan berada pada
sebuah titik dan moment yang dilematis. Dilematis tentang apa? Apa lagi kalau
bukan perihal doa macam apa yang akan ia panjatkan buat si wagiah jal.??. saya
akhirnya Cuma bisa menebak-nebak nih, sekali lagi, ini Cuma hasil tebakan saya,
bisa jadi benar, bisa jadi juga salah. Mungkin selama ini, wagimin punya dua
versi doa, doa yang ia terus panjatkan dan utarakan. Doa yang diam-diam selalu
ia baca dan lafalkan, mungkin akan jadi seperti berikut ini doanya.
Doa wagimin versi baik.
Atas setiap hulu nadi yang Engkau ciptakan buat aku. Atas setiap
ijin nafas yang Engkau kasih, dan atas kuasa MU, mempertemukan aku dengan
perempuan bernama wagiah, maka atas kuasa MU pula, Dzat yang pandai memutar
balikan hati dan perasaan atas umat MU lainya. Hamba hanya memohon, jika memang
hamba layak dan pantas untuk mempersandingnya, dan Engkau merestui dan Ridho
atas perasaan yang Engkau titipkan pada hamba untuk perempuan bernama wagiah
itu. Maka, mudahkanlah urusan ini, mudahkanlah setiap usaha ini, mudahkanlah
perkara ini. Bukakanlah hatinya untuk menerima hal yang sama yang juga hamba
rasakan. Sejatinya hamba percaya bahwa Engkau adalah Dzat yang berkuasa atas
segala perasaan. Tetapi, jika ternyata menurut MU, hamba belum bisa menjadi
laki-laki yang tepat untuk perempuan bernama wagiah, maka hamba memohon,
berikanlah ia laki-laki yang tepat dan terbaik menurut MU. Lelaki yang mampu
membimbingnya kepada jalan yang Engkau Ridhoi, bukan jalan yang sesat, bukan
pula jalan orang-orang yang mungkar yang Engkau murkai, jauhkanlah ia dari
laki-laki bangsat berkedok “i love you”. Sesungguhnya Engkau maha tahu,
mana-mana yang tepat lagi terbaik untuk setiap umat-umatnya.
Itu adalah doa versi baik. Doa jika wagimin benar-benar
memanjatkannya dan menginginkan hal yang terbaik. Akan tetapi bagaimana jika
ternyata bukan doa itu yang wagimin panjatkan?, bisa jadi doa yang dibawah ini
misalkan.
Doa wagimin versi jahat.
Ya Rabb, semoga wagiah cepat putus dari wiryo. Aamin, aamiin
ya rabbal ‘alamiin.
Singkat, padat, dan jelas maksudnya bagaimana. Doa jahat
yang sangat egois dan tidak berperi kewanitaan sekali. Doa yang terlihat lebih
terkesan bangsat dan jahat dari pada tulus dan tanpa pamrih. Semoga kita
terhindar dari hal-hal yang demikian, dari hal-hal yang hanya sekedar
mementingkan kebahagiaan pribadi.
Akan tetapi, apapun, dan bagaimana pun, wagimin mengutarakan
doanya. Itu adalah ranah yang sangat pribadi, dan biar ia berdoa dan Tuhan
bekerja atas kehendak dan Kuasa Nya. Dan akhirnya saya hanya akan bisa berkata,
Datang laki-laki yang lebih baik kepada mu, agar kamu yakin dengan kebaikan Tuhan mu, dan kamu menjadi manusia yang lebih baik. Maka kuasa Tuhan mana yang bakal engkau dustai?.
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)

No comments :
Post a Comment