#Selfie4Siauw

Tidak Seperti biasanya, pagi ini, sepagi ini dikantor bukannya bikin teh buat isi perut atau cari gorengan buat ngangetin badan ,( eh, kebalik yah ?) saya malah buka TL twitter. Ya, berharap sapa tau saja ada cewe khilaf yang mention saya minta kenalan terus jadian. Hahaha, Itu antara ngarep sama ngimpi. Beda tipis lha.

Tapi ada yang sedikit menarik Trending Topik hari ini, yaitu tentang kicauan seorang ustad keturunan tiongkok, Felix saw. Pertama saya Tahu ini ustad dari jargonnya yang bilang #UdahPutusinAja. Jika akhirnya ternyata jargon ini benar banyak mempengaruhi tingkat pertumbuhan jomblo, maka saya pikir ini satu anomali yang miris. hahahaha.

Tapi kali ini sang ustad tidak lagi membahas tentang #UdahPutusinAja, mungkin dia mulai takut karena ban mobilnya jadi sering bocor, hahahaha. Akan tetapi, kali ini Ustad felix saw membahas tentang fenomena selfie. Dan #Selfie4Siauw jadi Trending Topic hari ini.
Jangan tiru, adegan selfie ini. berbahaya !!

Dan, seperti kebanyakan manusia indonesia, kita kadang menerima semua apa yang kita dengar atau yang kita lihat dengan sangat mentah. Itu kenapa, Orang yang akan jadi presiden indonesia itu iyalah dia yang sering nongol di TV. Mungkin, next time presiden kita namanya Raditya Dika, lalu nama kabinetnya, "Kabinet Indonesia Setengah Onta", hahaha, Absurd. Twit tersebut akhirnya jadi pro dan kontra, ada yang suka ada pula yang tidak. Biasa lha, kamu nembak cewe aja kadang ditolak atau diterima, apalagi berdakwah. Simple kan?.

Tapi niat dari Ustad ngomongin tentang selfie jika saya kutip dari twitternya itu demikian :
bukannya mengatakan bahwa foto atau adalah haram dan dosa | yang saya garisbawahi adalah niat, dan amalan hati, agar berhati-hati
jadi menurut saya, mending kita cari tahu dulu apa sebab muakabnya, jangan langsung tidak suka, pro atau kontra. 

Ada niat baik dari ustad, untuk mengingatkan kita akan bahaya berbangga diri atau narsis berlebihan. Tapi bagi saya, sepertinya lebih baik kita mengurusi atau membenahi ahlak pemuda dan pemudi kita, kenapa semakin banyak cabe-cabean, semakin banyak pasangan yang ga malu nete sembarangan (hahaha, kammmppreet nih), ga malu umbar kemesraan. Yah, sekian lha, dari pada setelah ini banyak yang berfikiran saya cabul atau ngeres. hahaha.

Kalimat penutup dari saya,


"Udah,.. Putusin aja....., "
No comments

No comments :

Post a Comment