Surat Lebaran Wagimin
Lebaran sudah usai kurang lebih seminggu yang lalu, ya
mungkin, tak banyak waktu yang diingat wagimin. Kecuali satu hal yang
jelas-jelas ia ingat dengan baik dan benar. Senyumnya wagiah, itu saja. Tapi,
kali ini pun tak banyak hal menarik lainya yang dilewati wagimin, seperti
halnya lebaran-lebaran yang lalu, dan lebaran-lebaran sebelumnya, semua sama. Kalaupun
berbeda, Cuma perihal soal bagaimana hatinya menata emosi saat ia tahu bahwa
wagiah bisa berlebaran dengan wiryo. Satu moment yang mungkin tidak wagimin
dapatkan lebaran kali ini. Atau mungkin juga tidak lebaran tahun depan, atau
tidak pernah akan terjadi?. Tapi, perihal kemungkinan waktu, saat sang Rabb
segala kuasa,jika telah berkata “kun” maka “fayakun”. Jika sudah demikian, maka
apa kuasa wiryo untuk mencegahnya?. Sekarang, wagimin hanya akan berbicara pada
sang penguasa waktu, dan penentu hati, bagiNYA lah, semua hal yang tampak
mustahil adalah perkara yang amat sangat remeh.
Melalui surat lebaran kali ini lah, wagimin akan bercerita
dan berkata kepada wagiah, melalui surat lebaran ini pula, dia akan mecoba
mengusahakan hal yang mungkin tampak sangat mustahil.
Dear wagiah yang semlohe,
Apa kabar kamu di simbawe? apa kabar juga bapak ibu? sehat
tooo,.?? Apa petrik masih suka mendem micin? Njuur,. Gimana dengan spongbob,? Apa
dia masih tampak seperti sabun mandi batangan yang dimakan ulet bulu? Ga jelas
yah?. ya begitu lha hidup, serba ga jelas, kalaupun ada dua hal yang jelas,. Itu
Cuma perasaan sayangku ke kamu, dan senyum manis kamu. Udah, itu aja. Lantas bagaimana
dengan perasaanmu padaku,.?? Ahhh,.. itu masih tampak abu-abu,. Bukan hitam ,. Bukan
putih,. Apa lagi hitam putih., tapi abu-abu.
Aku dengar dari merpati yang hinggap dijendela,. Nenek ku
sudah tua,. Giginya tinggal dua,.. (mbacanya ga usah pake nyanyi juga kan
bisa,..???) katanya wiryo pulang kampung, mudik dia,.?? Ga kena macet too,??
apa dia ga lewat pintu tol brebes?? Lhaa ya mbok lewat brebes,. Ben kena
macet,. Sukur bisa macetnya seminggu,. Ben ga jadi pulang,.. jahat yah saya,.??
Ga kok,.. itu Cuma becanda.
Aku yakin wagiah,. Dengan pulang kampungnya wiryo,. Kamu pasti
sangat bahagia too,.? maka itu sudah cukup. Kebahagian kamu sudah cukup membahagiakanku
juga. Tenang saja.
Dan dibulan yang penuh kemenangan ini wagiah, aku Cuma berharap
sedikit hal dari kamu. Sedikit.
Pertama, aku bukan laki-laki diluaran sana yang
tertarik karena kecantikanmu, percayalah,. Pevita pearce lebih cantik dari
kamu,. Titi kamal juga lebih semlohe dari kamu,. Tapi bagiku,. Kamu adalah
perempuan yang utuh tanpa perlu jadi cantik untuk bisa membuat aku jatuh tresno
dan kesengsem, cukup senyum manis dan perilaku baik itu. Cukup itu saja. Jika wiryo
tidak merasakan hal yang sama dengan apa yang saya rasakan,. Lhaa,. Ya mbok
jangan disama-samakan. Maka, semoga setelah selesai ramadhan dan idul fitri,
ini bisa membuat kamu menjadi pribadi yang jauh lebih baik lagi kedepanya. Bukan
buat aku,. Bukan,.siapalah aku dihidup mu sekarang? Tapi semua itu lah yang
akan menyelamatkan mu dan keluarga mu kelak di yaumul akhir.
Kedua wagiah, entah apa yang sedang kamu rasakan dan alami,
entah bagaimanapun kemarin kamu melalui hari,. Untuk besok dan seterusnya,. Semoga
kamu bisa menjaga hijab dan pakaianmu. Meskipun mungkin pake celana hot pens
dan kaos v nek rendah lebih menggoda, tapi percayalah,. Yang tertutup lebih
menarik. Bukankah intan dan mutiara didasar laut tertutup karang? Hingga ia
punya nilai jual yang tinggi? Sedangkan paha ayam bebas kamu lihat digerai
masakan cepat saji,? Jadi, mau jadi paha ayam atau mutiara? Itupun bukan buat
aku, bukan pula buat wiryo,. Tapi buat kamu dan keluarga mu. Ketahuilah wahai
wagiah, ..
Satu langkah keluar rumah seorang anak perempuan tanpa menjaga auratnya,. Maka neraka bagi ayahnya. Dan, satu langkah seorang istri keluar rumah tanpa menjaga auratnya pula, maka neraka pula buat suaminya.
Itu saja wagiah. Cuma itu harapanku. Dan doaku buat kamu
masih sama, masih sama seperti apa yang telah aku doakan setiap saatnya untuk
kamu.
Terakhir wagiah,. Selamat idul fitri. Mohon maaf jika ada
perasaanku yang menyakitimu.
Dari aku, lelaki yang biasa-biasa saja.
Tertanda... zayn malik,. Allias,.. wagimin.
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)

No comments :
Post a Comment