Tesist episode 11

Ada Purwokerto Hari Ini, Ada Purwokerto Esok Hari

Harinya Selasa,
Tanggalnya empat belas,
Senyum mu masih terasa,
Sayang, rasa mungkin takan terbalas, 
Ada purwokerto hari ini,
Dengan setiap inci senyum yang merekah dari wajah mu,
Ada purwokerto hari ini,
Dengan setiap sudut tatapan mata itu,
Ada purwokerto hari ini,
Dengan setiap tawa kecil yang terukir dari bibir mu,
Ada purwokerto hari ini,
Dengan setiap lekuk garis cantik wajah mu,
Ada purwokerto esok hari,
Dengan senyum kamu sebagai pengantarnya,
Ada purwokerto esok hari,
Dengan tatapan mata sebagai penghiasnya,
Ada purwokerto hari ini,
Dengan garis cantik sebagai penawarnya.

Mengawali artikel dengan sebuah pantun yang ga bagus blas, dan puisi yang jauh dari kata romantis. Sepertinya bukan awal yang baik. Saran saya om, harusnya sampean sadar bahwa sampean bukan mas rangga yang legendaris itu, mbok yo ga usah sok puitis dengan bikin puisi yang ga genah itu. Tapi ya ga papa si, silahkan deh kalau mau dicoba.


Setelah sekian lama terlupakan, akhirnya tesist kembali menyapa ruang baca sampean. Meskipun tidak ada bimbingan, tapi semoga saja ada sedikit kisah yang bisa omragil bagi. Kali ini, tesist akan bercerita tentang surat riset, buka bersama dengan ayah dan bunda, buka bersama dengan kanca lawas yang kampret-kampret, dan senyum manis sebagai pengiringnya.


Pertama, surat riset.

Surat riset dan tempat riset adalah hal yang jauh-jauh hari omragil pikirkan, tapi sayangnya, toh, tetap saja tidak bisa direalisasikan. Mulai dari surat riset yang lama jadinya, dan juga ditambah dengan fakta bahwa tidak ada tanggal yang pas buat nganterin surat riset. Kaya belum nemu jodo, jadi susah. Rencana awal, omragil mau nganterin surat riset dihari sabtu, ehh, ternyata sabtu SMA libur. Kampret yang pertama. Kampret yang kedua, sering kali rencana nganterin surat riset selalu terbentur dengan padatnya jadwal kerjaan dan capenya badan. Tapi akhirnya, senin tanggal 13 surat riset berhasil diantarkan ke SMA tempat omragil dulu sekolah. Kembali ke SMA tempat dulu sekolah berarti juga sedikit mengingat begitu banyak cerita yang tercipta disana. 2005-2008 omragil sekolah disitu jelas banyak sekali hal yang terjadi. Mulai dari cinta monyet khas masa-masa SMA. Kelas satu, omragil pernah naksir sama cewe sekelas dengan nama novi mulyani, yang satu tahun kemudian, atau saat kelas dua, dia akhirnya jadi ketua OSIS. Kelas satu SMA, omragil adalah anak yang slengeane pool, suka cemplang-cemplong saat guru sedang mengajar. Bahkan saking sebelnya guru dengan kecemplang-cemplongan omragil, dia pernah dipanggil guru BP berkali-kali, jadilah omragil terkenal sebagai anak BP. Lantas bagaimana dengan hubungan dengan mba novi mulyani? Jangan salah sangka, hubungan itu tak pernah ada dan tak pernah terjadi, lha wong omragil Cuma bisa mengagumi dalam hati. Ahh, cemen sampean ternyata om.


Beranjak ke kelas dua, omragil akhirnya kepincut dengan anak kelas sebelah. Tepatnya anak kelas IPA. Namanya mba pradita fitri utami, gadis cilik imut dengan senyum manis yang merona, yang pada tahun yang sama tersebut, akhirnya terpilih sebagai pradani alias ketua regu cewe di pramuka, dan omragil? Kebetulan akhirnya om tersebut menjabat sebagai pradana sekaligus ketua dewan ambalan. Keren??? Ga,.. biasa aja....!!. hubungan dengan mba pradita akhirnya pernah memasuki masa-masa paling dekat. Kami pernah tuker-tukeran diary yang sama. Dimana di diary itu, omragil dan dia akan menuliskan banyak hal untuk dibagi, kadang kala berbagi rayuan gombal yang kalau diingat-ingat ternyata gelani dan menjijikan.  jaman omragil SMA adalah jaman dimana kangen band sedang tenar-tenarnya, dan tahukah kamu?? Bahwa sering kali kami bertukar sayir dari lagu kangen band?? Kurang gelani apa coba??? Kaya misalkan saya menuliskan syair ini,.

Selayaknya engkau tahu, betapa ku mencintaimu,Kau telah singgah didalam relung hati,..
Terus kampretnya, dia akan jawab dan bales dibawah dengan syair lagu yang lain,,.

Bagai bintang dilangit, begitu cinta kita,Takan pernah binasa meski tehapus masa,

Duuh,. Saya kalau ingat kok jadi ngilu dan gigu yah,. ternyata dulu pas SMA ndesoo banget dan norak. Pufff. Tapi, meskipun sudah sedekat itu, toh hubunganya omragil dengan mba pradita tidak pernah meningkat ke arah yang lebih serius. Karena disaat yang bersamaan, mba pradita berucap,.
Aku nyaman sama kamu, tapi,. Aku sudah sama yang lain, kamu si telat dateng nya,..
Kaammpreett, sampean pikir ini berangkat sekolah pake gasik-gasikan datang?? Tapi satu poin yang harus digaris bawahi, nyaman versi mba pradita, tidak sama dengan nyaman versi rifki febrian yah ternyata,..



Terus kenapa dulu saya akhirnya milih untuk lebih aktif dalam berorganisasi? Jawabanya simpel, biar saya bisa TP-TP dan mbribikin adek kelas plus juga terlihat keren. Tapi sayangnya, cewe SMA lebih suka liat cowo yang jago masukin bola ke ring basket, atau suka berkeringet-kringet ria di lapangan futsal. Jadi? Ya omragil tetap ga terlihat keren!!. Lha wong jangan kan main basket, main bola bekel saja omragil cidera. Kan wagu. Tapi, toh tetep ada masa dimana omragil akan terlihat keren dan berkuasa. Yaitu saat seleksi paskibra tingkat sekolahan yang akan maju ke tingkat kabupaten. Semua anggota paskibra yang akan seleksi dikabupaten, haruslah menjalani masa pelatihan dan seleksi terlebih dahulu bersama omragil. Ga lulus seleksi omragil?, maka dipastikan dia juga akan gagal ikut seleksi di kabupaten. Lantas syaratnya apa biar lulus seleksi dari omragil? Gampang, kalau cewe yang penting punya kaki jenjang dan lingkar dada yang menawan, hahaha, liat adek-adek kelas cewe baris berabris dan jalan ditempat itu adalah moment yang harus dinikmati dan disyukuri, tooh, itu ga datang dua kali. Ternyata saya nakal sejak dulu. Sedangkan syarat untuk cowo? Ya harus tinggi, dah itu doank, ga penting banget si emang.  Ya begitulah masa-masa SMA, masa dimana kamu bebas jatuh cinta dengan siapapun, tapi kamu juga bebas ditolak oleh siapa pun, apalagi kalau kamu ga jago masukin bola ke dalam ring basket.


Yang kedua, buka bareng ayah dan bunda.

Akhirnya, pada satu moment omragil harus mengakui bahwa, sayur asem dan sambel bikinan bunda, alias mamih alias emak adalah yang terbaik seantero galaksi bima sakti. Ini yang selalu omragil rindukan. Berkumpul dengan mereka berdua dimeja makan juga jadi ajang mereka cerita banyak hal. Dari mulai gosip yang lagi hot di desa, seperti misalkan pak rohmat yang sedang mulai gila karena termotivasi dengan harta karun entah-berantah, laut yang rob sampe masuk ke pumikaman warga, sampai dengan rencana abang saya mau dicalonin jadi kepala dusun tahun depan, atau bisa juga ngomongin masalah yang sedang terjadi, sampe dengan jalan cerita terbaru dari sinetron anak jalanan dan 7 manusia harimau new generation. Jadi meskipun saya ga nonton, saya akan tetap tahu jalan ceritanya karena bapak dan ibu selalu cerita saat pulang. Joos,. Pasangan suami istri yang melek sinetron. Sebagai informasi, kesibukan bapak ibu saya kalau sudah malem Cuma diisi dengan merundingkan bagaimana dan harus kaya apa jalan cerita anak jalanan dan manusia 7 harimau new generation harusnya terjadi, plus saling mengingatkan satu sama lain jika ada yang kelewatan ceritanya. Duuh, jan,. Romantisnya. Padahal dulu, bapak saya termasuk orang yang benci banget sama sinetron, tapi mungkin karena terlalu sering dikasih liat tayangan sinetron, toh akhirnya jadi suka juga.  Pada saat-saat tertentu, bapak juga akan mengajari saya banyak hal, semisal bagaimana hidup, bagaimana milih calon istri, dan tips menjalani bahtera rumah tangga. Duuh, kaya lagi ikut kursus keluarga samawa.


Yang ketiga, buka bareng kanca lawas nan kampret

Moment ini mungkin adalah salah satu moment yang sudah hilang sejak 4 tahun terakhir. Sejak pindah kesolo, omragil memang jarang sekali kumpul dengan kanca lawas dalam suasana yang bebas dan ga ngomongin kerjaan. Ujar mu urip mung go ngoda-ngode tok,? Yo kudu ono go kumpul mbi kanca, rembug enom, lan nginjeni mba-mba sebelah. Jadi, saat ada sedikit celah untuk kumpul bersama, maka itu bisa dimanfaatkan sebagai sedikit refresing dari beban hidup yang mulai menggunung. Lantas masalah makanya mau makan apa ? ya bebas,. Yang penting mah kumpul aja dulu. Maka pergilah kami yang terdiri mas muda bernama fandi, pria yang kian berumur bernama joko, papah muda dengan batuk melong-melong bernama avit, lelaki dengan anak satu dan nafsu makan yang besar bernama vadli, dan ayah yang biasa-biasa saja bernama aprih, dan dua mba-mba bernama,..mmmm,. sapa yah,. kok lupa yah??. tapi meski begitu, teman-teman saya adalah orang-orang yang bisa saling melengkapi satu sama lain. Misalkan saja jika ada temen yang makanya ga habis, maka papah muda bernama vadlia siap menghabiskan, jika mati lampu, maka avit siap menerangi dengan batuknya yang melong-melong. Jika butuh bimbingan tentang hadist dan perkara nikah, bisa dibantu dengan vadlia dan aprih, jika ingin foto? Ada mas fandi yang siap bawa kamera kemana-mana. jika sampean butuh cowo yang siap total nyenengin cewe, maka ada mas joko,.. Nah,jadilah kami semua makan disuatu tempat. Sebuah moment yang cukup membahagiakan dengan senyum dan tawa yang tercipta. Sesekali dua kali menatap dan mencuri pandang sambil berharap tidak ada yang menyadarinya, dan mencoba cool dan biasa-biasa saja. Poin terakhir,. Itu susah. Tanpa bermaksud membuat artikel ini jadi menggantung dengan poin dan ending yang ga jelas, tapi jujur, saya belum tidur, dan ini sudah jam 05.24 pagi. Akhirnya,...


Harinya Selasa,
Tanggalnya empat belas,Senyum mu masih terasa,Sayang, rasa mungkin takan terbalas,



2 comments

2 comments :

  1. Buka puasa yg sungguh membingungkan..di tempat tante kok tetep bayar

    ReplyDelete
    Replies
    1. hidup seperti lery... semangat-semangat...

      Delete