Tesist Episode 6

Dosen Pembimbing Saya

Jumat, ditengah-tengah kesibukan saya menyiapkan materi openmic disalah satu cafe dikota solo, masuklah satu sms dari mba fety, staf pasca sarjana ditempat saya kuliah, saya lantas berbicara dalam hati,.


Mmm,. Mba-mba yang satu ini ngabarin apalagi jal,? Hal ndadak apa yang akan dia beritahukan??


Dan ternyata, mba fety memberitahukan dosen pembimbing beserta nama mahasiswanya. Seakan belum cukup hari itu saya dideadline materi open mic yang belum jadi benar, bahkan malah belum saya tulis. Sedangkan openmic rencanya berlangsung jam 8 malam, sedangkan jumat badha jumatan saya masih bergelut dengan kegelisahan apa yang akan saya sampaikan. Pufff. Saya kembali disuguh sebuah fakta menakjubkan, dimana saya kebagian dosen pembimbing, dimana setiap kali beliau mengajar, saya pasti sukses tidur pulas untuk beberapa jam. Saya akhirnya paham bahwa duduk sambil dengerin orang ngomong kesana-kemari itu ngantuki, jadi maka tidak heran kalo anggota DPR pas rapat sering tidur, lha wong saya ga rapat aja tidur. Apakah ini tanda bahwa saya akan jadi anggota DPR??.



Maka kali ini kegelisahan saya jadi bertambah-tambah. Saya sudah cukup gelisah dengan kemampuan saya yang seakan tidak bertambah setelah lulus S1, kini saya juga gelisah akan kemampuan saya menangkap maksud dari Bapak Beliau Dosen Pembimbing saya besok kala bimbingan. Ini pasti akan jadi hal yang bingungi, sembingungi,. Kenapa,.


Pizza bentuknya bulet, ditaroh ditempat kotak, pas makan dipotong jadi segitiga,.


Sebelum mikirin hal diatas, sepertinya saya harus memulainya dari hal pertama, yaitu Proposal Judul Tesis yang masih belum baik rupanya. Ahhh,.. banyak amat hal yang saya harus lakukan.


Lantas bagaiman dengan dosen pembimbing teman-teman yang lainya? Sebagian ada yang kaget, sebagian cukup bisa tersenyum senang. Misalkan saja joko, dia akhirnya mendapatkan ibu dosen pembimbing yang dia bilang cantik itu,. Ahhh,.. faakkk,. Menang banyak dia sekarang.. puff. Tersenyum lebar dia kali ini.


Tapi tak apalah, harus ada satu hal yang membahagiakan dari hidup seorang joko, mengingat kisah percinta-anya tidak pernah berjalan mulus. Minimal dengan mendapatkan dosen pembimbing yang cantik itu, mas joko punya motivasi lebih agar tesistnya kali ini berjalan lancar dan selesai, hahahaha. Aku nang mburimu mas.


Lain joko maka lain pula owner aa-jebol.ml mas andrian eko widodo. Owner jualan jersey yang saya tidak boleh lagi ngutang ini cukup kaget, karena tidak mendapatkan dosen yang dia inginkan. Apalagi melihat fakta bahwa nama dosen yang dia terima bukanlah salah satu dari ke tiga nama dosen yang dia berikan. Kalo kaya gini mah kaya di-PHPin, ditolak, terus dilepehin.. puuuff.. maka dengan bijak saya akan memberikan wejangan kepada mas-mas yang satu ini,


Ketahuilah mas andrian eko widodo, sejatinya seperti apa yang pernah diriwayatkan oleh para pendahulu kita, bahwa sejatinya setiap manusia hanya berencana, dan Allah SWT lah yang akhirnya menentukan hasil akhirnya. Seperti misalkan mas joko yang susah-susah pedekate sama mba-mba yang dulu itu,. Eehh terus sekarang mba-mba yang dulu itu sama siapa jal ?? terus sekarang mas joko lagi pedekate ma siapa lagi jal ?? terus entar nikah sama siapa ?? ya kembali lagi, yang Maha Hidup yang akhirnya memutuskan. Seperti mantan saya yang akhrinya punya anak dari laki-laki lain, maka bahagialah.



Kemudian teman-teman yang lain meskipun saya yakin dari beberapa mereka pasti juga ada yang kecewa, atau minimal kaget. Tapi mereka Cuma coba sok cool aja, tetep kalem walau hati ambyar ga karuan. 
No comments

No comments :

Post a Comment