Zaskia Gotik Dan Bebek Nungging


Neng zaskia gotik yang aduhai, saya adalah lelaki yang amat sadar dan sangat melek, jika faktanya neng zaskia hanyalah tamatan SD. Toh, untuk jadi artis di negri ini memang tak ada syarat administratif minimal lulusan SMA, atau D3 atau mungkin S1 dengan IPK lebih dari 2,75 untuk PT negri, dan 3,00 untuk PT Swasta, kalau itu syarat untuk jadi PNS saya rasa. Tapi tak apa, toh nasi udah jadi bubur ayam, maka, makanlah selagi hangat. Akan tetapi neng zaskia, saya juga lelaki yang amat sangat sadar bahwa neng zaskia, lama-kelamaan kok tetenya jadi makin besar yah,.? Apa ini karena neng zaskia lebih sering sepanggung sama mba jupe? Jadi agar tidak kalah “gede” dari mba jupe, mau tak mau, neng zaskia akhirnya memutuskan untuk membesarkan tete. Semoga ini hanya prasangka saya saja. Semoga yah. Sebenarnya, saya tadinya tidak ingin bicara mengenai tete dan serba-serbinya, tidak. Karena saya paham bahwa artikel ini akan jadi konsumsi publik, tapi karena neng zaskia juga pertama muncul dengan jualan pantat (goyang itik) maka mau tidak mau saya terpaksa dengan sangat senang hati ngomongin tete. Faakk,. Bwhaha.


Sebelum kita membahas mengenai permasalahan neng zaskia dengan balada bebek nunggingnya, ijinkan saya melontorkan sebuah teori konspirasi ketenaran penyanyi dangdut era reformasi dengan standarisasi tete, pantat dan kontroversi nikah siri atau nikah cerai didalamnya. Teori konspirasi ini, sudah saya pikirkan matang-matang dengan menggunakan algoritma Fuzzy, gnabry dan hukum pascal ditambah hukum newton tentang gerak gaya bebas dan tentunya sampean semua pasti paham bahwa semua yang saya sebutkan tadi diatas adalah ngaco.


Teori konspirasi ketenaran penyanyi dangdut diera reformasi selalu dan akan tetap sama, yaitu adalah :

>kontroversi = ketenaran < prestasi  + karya


Maksud dari rumus yang saya buat dengan kengacoan itu adalah begini,


Besarnya kontroversi yang dibuat oleh penyanyi dangdut yang juga di bantu dan diberitakan secara masif oleh media massa, akan sama dengan ketenaran yang dia dapat. Akan tetapi, hal tersebut lebih kecil dari prestasi dan karya yang ia buat. Jadi intinya, diera reformasi ini, seorang penyanyi dangdut yang tenar dan populer tidak akan sama dengan penyanyi dangdut yang punya prestasi dan banyak karya. Contohnya,

Zaskia gotik tidak akan sama dengan iis dahlia, atau

Saipul jamil tidak akan sama dengan Bang Haji Rhoma Irama, tidak.


Maka, mau sampe Hadad Alwi bikin album metal, zaskia gotik dan Saipul jamil tetaplah penyanyi dangdut yang besar karena kontroversi dan blowup, bukan karena prestasi dan karya.

Bagaimana teori saya? Makkknyuuss kan?, biasa aja, ga usah muji gitu.

berhubung saya ga punya foto neng zaskia gotik,


Khalayak pasti masih ingat bagaimana neng Zaskia ini, pertama kali keluar dan dikenal public lewat goyangan “pantat getar” (saya pikir, goyang itik hanyalah nama pengalihan). Secara teori, goyangan ini bisa terjadi karena, neng zaskia menghadap kesamping, lalu agak nungging, terus pantat bergetar seketika, jan luaaarrr biaassssaaah. Bisa aja neng zaskia mikirin pose gitu. Saya malah jadi bertanya-tanya, inspirasi dari mana sehingga neng zaskia gotik bisa menciptakan goyangan “pantat getar” macam itu?. Sebuah kondisi macam apa yang akhirnya membuat neng zaskia gotik dengan sangat iseng menghadap kesamping, agak nungging dikit, lalu getarin pantat? Jan, sampe disini saya terus berfikir keras, untuk memecahkan misteri ini. Faaakkkk.


Setelah reda dengan dilema “goyang itik” yang saya lebih suka menyebutnya dengan “goyangan pantat getar” dan juga kontroversi nama “itik” dibelakang nama zaskia, yang kini berubah jadi zaskia gotik. Kini neng zaskia gotik yang kalo kemana-mana terlihat dengan bibir merah merona lagi menyala dan tete membusung tegak, akhirnya keluar dengan kontroversi baru bernama “bebek nungging”.


Dikisahkan pada sebuah acara musik yang juga sekaligus jadi acara rutin kumpul-kumpul pemuda-pemudi alay masa kini yang kebetulan pas kejadian tersebut sedang live, neng zaskia gotik ini melontarkan candaan yang amat sayang tidak lucu cenderung norak lagi katrok. Jadi, pada sebuah segmen game pada acara musik tersebut, neng zaskia sedang menjawab pertanyaan, nah dalam moment tersebutlah dinilai candaan dari neng zaskia menghina lambang negara.


Terlepas dari candaan apapun yang keluar dari mulut neng zaskia yang saya yakin saat itu bibirnya sedang sangat merah dengan warna lipstik merah menyala, saya yakin bahwa neng zaskia memang tidaklah terlalu kompeten untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh teman-temannya yang lain. Selain itu, industri pertelevisian kita juga sudah lama goblok dan tidur panjang, setelah era revormasi, nyaris tidak ada satupun acara televisi yang sesuai dengan undang-undang dan tujuan penyiaran. Yaitu untuk mencerdaskan anak bangsa. Bagaimana mau mencerdaskan anak bangsa jika hampir disemua acara televisi pembawa acaranya Raffi Ahmad dkk. Bukan salah Raffi Ahmad, zaskia gotik atau yang lainya. Yang salah adalah industri televisi itu sendiri, KPI dan pemerintah selaku otoritas pemilik dan pengawasan penyiaraan juga seakan-akan melakukan pembiaran, sehingga terlahirlah acara TV yang ga mutu dan ga guna sama sekali.


Sekarang begini, beritahu kepada saya, 1 acara dari raffi ahmad atau uya kuya misalkan, yang memang bertujuan untuk mencerdaskan anak bangsa. Rumah kuya ?? lihat orang berantem sambil diceramahan emak-emak yang suka gosip? Atau janji suci ? lihat gimana mewah dan enaknya hidup Raffi Ahmad dan nagita slavina? Belum bosen sampean lihat mereka nikah live terus sekarang sampe dibikin relaity show kehidupan rumah tangganya? Rumah tangga itu ranah privasi lhoo mas mba, bisa-bisanya jadi reality show?. Anehnya, setiap kali saya lihat anak raffi, kok dia lebih mirip pak ogah dari pada raffi yah ???


Akan tetapi, seandainya saja, penonton dan pemirsa di negri ini juga cerdas akan control yang mereka punya terhadap siaran publik yang mengudara dan masuk diantara rumah mereka lewat TV yang ada disetiap ruang keluarga. Saya pikir, para pemilik stasiun TV pastinya akan menghadirkan sesuatu yang lebih berbobot. Sayangnya, emak-emak atau bahkan kini juga bapak-bapak, lebih suka nonton kehidupan rumah tangga Raffi-Gigi, percintaan ga jelas boy reva di anak jalanan, atau acara setingan ga mutu ala Uya Kuya, atau bahkan dramanya acara minta putus kaya di Katakan putus?.


Terakhir, balada zaskia gotik dan bebek nunggingnya memang mencerminkan kenunggingan otak zaskia gotik. Dan perempuan kalau Cuma modal cantik, ya zaskia gotik.



1 comment

1 comment :