Kok berantem pak supir ?


Manusia di negri ini terlahir dengan keasyuuanya sendiri, sebagai penikmat dan penyuka daging ayam, bangsa ini terdiri dari manusia-manusia cemen yang bahkan amat jauh dari kata genthelmen, saya yakin itu tulisannya salah, karena memang nilai bahasa inggris saya jelek. Jadi ya harap maklum. Lantas apa hubunganya antara daging ayam dan cemen? Mari saya jabarkan, sebelum saya menjelaskan tentang semua itu, pastikan siapkan dulu sebuah hati yang lapang, yang siap dan mau menerima sebuah pemikiran baru. Karena apa yang akan saya katakan, mungkin akan mengoyak logikamu.

Jadi begini, pada dasarnya, ayam adalah hewan yang sangat cemen. Ayam adalah hewan yang akan tetap diam saja, acuh tak acuh, saat segala hal terjadi, selama hal tersebut tidak mengganggunya dan mengganggu keluarganya. Barulah jika ada hal yang mengganggu keluarganya, maka sang ayam baru beraksi. Jika tidak percaya silahkan buktikan, cobalah untuk menggangu anak ayam yang sedang berada didekat induknya, maka secara respon sang induk akan langsung ,.

Kok,.... pekooookk,..koook....pekoooooook,... koooook,...awwaaaaakkk muuu pekooookkk,.. kokkkk

Begitulah, naluri hewani dari ayam.
Dan kita, sebagai bangsa yang amat suka dan gemar sekali makan ayam, secara tidak sadar akhirnya tertanam sifat hewani dari ayam. Contoh simpelnya adalah hari ini.



Hari ini terjadi demo besar-besaran para supir taksi dari perusahaan biru, perusahaan biru adalah perusahaan taksi dengan lambang burung peking lagi terbang tapi gagal terbang, entah apa filosofinya.

Para sopir taksi tersebut akhirnya demo, alasan awalnya adalah kemunculan taksi uber, taksi berbasis aplikasi tersebut di nilai memakan lahan dan mengurangi penghasilan dari para sopir taksi biru tersebut.  
Nah, disini ada poin dimana para supir taksi demo karena ada hal yang menggangu dirinya, jika hal tersebut ga menggangu, ya ga bakal demo. Lho,. Bangsa ini kan cuek,. Masalah yang menyangkut urusan bangsa ya mereka cuek,. Kenapa masuk got bisa jadi presiden, kenapa orang sering ngomong taik bisa jadi gubernur, ini kan menyimpulkan bahwa bangsa ini benar-benar cuek dan taik,. Itu kenapa saya suka ngomong titit, siapa tau bisa jadi presiden. Wong ada gubernur yang sering ngomong taik ma bangsat. Hayooo jal ??? mbok yooo mikir,...

Yang sangat disayangkan dari demo tersebut akhirnya adalah, demo yang berujung ricuh, dan beberapa supir taksi yang tidak ikut demo jadi korban. Mobilnya dirusak, penumpang suruh keluar, taik emang mereka. Tapi emang ga ada hal yang ga berujung anarkis di negri ini. Aksi damai mahasiswa aja bisa berujung ricuh, rapat pleno anggota DPR aja bisa berujung saling adu jotos, mentri saja bisa saling ngotot-ngototan, wa wajarlah. Orang yang di pilih apel busuk ya keluarnya taik.


*wagu adalah segmentasi dari tulisan yang menyangkut permasalahan bangsa,. wahh berat nih,... kadang buat lucuan, akdang buat seriusan,. 
No comments

No comments :

Post a Comment