Rio dan potret negara gagal
Sebelumnya, mas rio selamat akhirnya mimpi sampean untuk
meluncur kencang di jalanan lewat balapan mesin jet darat F1 akhirnya
kesampean. Sekali lagi selamat. Perihal sumber dana yang mungkin masih
dipikirkan oleh pihak manajemen sampean, saya selaku CEO OmRagil Corp siap
membantu barang 1000 atau 10.000 rupiah, paling ga cukuplah buat beli es
dawetnya mbok surti. Lumayan seger mas. Harapan saya tidak muluk-muluk mas
sebagai warga negara indonesia yang katanya gempah ripah loh jinawi ini, dimana
orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman. Begitulah
lirik lagu koes plus, tapi sejatinya kita tidak lebih dari sebuah negara yang
gagal. Saya Cuma berharap mas, sampean tidak perlu lagi menyanyikan lagu
indonesia raya sendirian karena panitia tidak menyiapkan lagu kebangsaan kita,
atau sampean juga tidak perlu membalik bendera polandia sehingga tampak serupa
seperti merah putih bendera kebanggan kita. Jangan mas, saya harap, tragedi
penjajahan orde modern macam itu tidak lagi sampean rasakan.
![]() |
| sampean kalau ketemu bang ipul ga usah pake senyum gitu, dia suka pengin soalnya |
Kembali ke masalah
pendanaan yang beberapa waktu lalu menjadi masalah oleh beberapa warga negara
kita yang gagal paham akan seberapa kaya kita sebagai sebuah negara dengan
predikat atlantik yang hilang. Mereka yang nyinyir dengan dana ratusan milyar
yang sampean butuhkan dan sampean harus mondar-mandir kesana kemari, mendaki
gunung lewati lembah, mengemis ke pemerintah, bertemu dengan beberapa pengusaha
demi terkumpulnya 15 juta pounsterling, dan seperti yang diberitakan oleh
banyak media,pertamina sebagai sponsor utama hanya sanggup membayar 5 juta
pounds saja, dan itupun dibayar secara bertahap.
Menurut itung-itungan omragil.id 15 juta pounds itu jika dikurskan ke rupiah setara dengan 290.382.870.100 rupiah, sekarang jika pertamina bersedia menyumbang 5 juta pounds maka kekurangannya tinggal 10 juta pounds. 10 juta pounds itu bukanlah nilai yang seberapa dengan tambang emas yang di eksploitasi oleh freeport, belum seberapa juga dengan nilai kasus BLBI yang mencapai puluhan triliun rupiah, belum lagi ditambah kasus bank century, kasus rumah sakit sumber waras, kasus pengadaan bus transjakarta, penambahan utang pemerintah ke china guna meningkatkan pembangunan infrastruktur. Maka untuk sebuah negara yang katanya kayu dilempar saja bisa jadi tanaman,15 juta pounds itu Cuma kaya secuil kuku item, atau sama juga kaya seonggok upil di hidung sampean. Jan ora sepira mas. Akan tetapi kita sudah terlanjur menjadi sebuah
potret negara yang gagal.
Negara gagal menjamin kemakmuran dan keadilan sosial bagi seluruh
rakyat indonesia, seperti apa yang tertuang di UUD 45 dan batang tubuh
pancasila –joos,omragil wis kaya politikus-
Negara juga gagal mengelola sumber kekayaan untuk diolah
demi kemakmuran rakyat. Tapi, negara tidak pernah gagal menjamin makan enak
para penguasa dan pemangku kepentinganya. Negara tidak pernah gagal,
membagi-bagikan kekuasaan, saham, pangkat jabatan, demi mereka yang berjuang
dan menang dalam pemilu. Tidak pernah gagal. –ahh, sudahlah, ngomong negara
entar malah cari BIN, puuuffff-
Terakhir untuk mas rio, semua kaum hawa, entah itu dedek
gemes, mba berhijab, mba-mba muslimah, mba-mba gituan, cewe kampus suka gituan,
akan menempatkan sampean pada urutan nomer 1 calon suami idaman. Muda, populer,
berprestasi, religius dan calon kaya raya. Sebagai informasi, rio haryanto
selalu menempelkan ayat kursi disemua mobil balap yang ia kemudikan, membaca
ayat kursi sebelum balapan, sholat tahajud, dan sudah punya pesantren. Duuh,. Mas,..
kalah telak saya.
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)

No comments :
Post a Comment