Surat untuk mba cinta
Dear mba cinta,
Garis kecantikanmu masih sama, masih sama seperti tahun
pertama saya melihatmu, 2002 lalu. Senyum itu, dan mata yang dengan nanar dan
tajam, semua masih sama. 2016, 14 tahun sudah, tapi saya tak melihat sampean
menua. Saya justru melihat sampean makin matang, matang dalam pola pikir,
kecantikan dan cara cipokan. Yap, sampean makin matang. Dloogook, kalo kata
orang solo. Tapi, apakah selama 14 tahun itu sampean juga masih terus-terusan
hidup dengan perasaan yang sama? Untuk satu laki-laki terhebat versi sampean,
mas rangga yang legendaris itu?. Kalo iya, kenapa harus tunangan dulu dengan
trian? Mba cinta, sebagai mahluk tuhan paling alambuuh, apa yang sampean lakuin
itu,... jahat.. jaahhaaat.
Mba cinta yang cantik, saya yakin sampean tidak ada pernah
sempat membaca surat yang entah-enahlah ini, tapi biarlah. Toh, daun tidak
pernah membenci angin meski ia telah meniup dan membuatnya terjatuh. Begitulah
kata anak-anak kekinian yang ga bisa bikin puisi tapi sok-sokan romantis, jijih
saya. Saya jelas yakin sampean masih akan disibukan dengan serangkain acara ini
itu, apalagi AADC2 sekarang masih diputer, diputar di 3 negara. Hebat memang
sampean, makin cinta saya. Untungnya Cuma diputer, ga sekalian dijilat terus
diclupin,.. jayuus emang becandaan saya kadang-kadang. Melihat beberapa fakta
diatas, tidak membuat saya lantas mengurungkan niat untuk menuliskan surat buat
sampean. Karena ini penting, demi kelangsungan hidup dan kelangsungan perasaan
trian trian yang lain.
Mba cinta yang ga montok-montok amat, dahulu, dahulu kala,
saat saya masih suka dimarahin guru karena suka bertingkah dan berpolah
nyeleneh, padahal saya adalah pradana dan ketua dewan ambalan di sekolah. Ga
usah sok kaget gitu mba cinta, jelek-jelek gini, saya termasuk siswa yang
memegang peranan penting di sekolah. Okeh, saya lanjutin. Dahulu kala, saya
masih mengagumi sampean sebagai perempuan yang amajiing banget. Cantik, putih,
senyum menawan, dan hati yang bak awan. Duuh, ngomong apa saya. Tapi semua itu
berubah saat muncul AADC2, saya ga lagi suka sampean, meski kalau sampean mau
dengan saya, ya saya jelas ga nolak. Tapi secara prinsip, saya kecewa.
Begini mba cinta, setelah 9 tahun putus dari mas rangga yang
legendaris itu, sampean akhirnya memutuskan untuk menerima laki-laki lain,
untuk mencoba menikmati hidup dengan laki-laki lain. Apalagi jika melihat
fakta, mas rangga mutusin sampean lewat sepucuk surat. Kalau sampean bilang mas
rangga yang legendaris itu, jahat, alih-alih menggunakan kata bangsat sebagai
kata kerjanya, maka saya juga akan bilang “yes”, mas rangga memnag jahat, atau
mungkin mas rangga memang bangsat. Mutusin kok lewat surat, ga jantan. Ehh,
tunggu, tapi saya pernah mutusin cewe lewat email, jalll,.? Wahhh,. Saya jahat
yah, ? saya bangsat yahhh?. Tapi mari kita tinggalkan penilain tentang cara
mutusin tersebut, tooh, banyak jalan menuju roma, iaa too?.
Saat sampean memutuskan untuk pacaran bahkan sampe tunangan
dengan laki-laki lain yaitu mas trian, saya pikir itu keputusan yang tepat, untuk
apa menunggu mas rangga, yang hanya siap memberikan cipokan dan pelukan, tapi
bukan kepastian??. Tapi ternyata yang sampean lakuin ke mas trian dengan
pacaran lalu tunangan, ternyata sebuah kejahatan terselubung niat baik. Tapi
tunggu, sampean dan kaum sampean jelas tidak mau disalahkan, yang salah akan
tetap kami, lelaki,.. titit, ehh titik maksud saya. Tak disangka tak dinyana,.
Saat mas rangga yang legendaris itu datang lagi, dengan pesona yang sama tapi
sedikit lebih nyenengin, akhirnya sampean milih balikan dengan dengan mas
rangga, jahaatnya, sampean sempat cipokan dengan mas rangga padahal masih
tunangan dengan mas trian. Ini jelas masalah besar, ini degradasi moral mba
cinta, ini bukan masalah sepele, sampean mengajarkan kepada kaum sampean untuk jadi
murahan. Ayyoolah mba cinta, cukup mba-mba SPG rokok dengan tete kemana-mana
nyaris balapan yang murahan, mbok yoo sampean jangan. Tapi semua sudah
terlanjur.
Menurut hemat saya, jika sampean masih hidup dengan satu
perasaan yang sama untuk satu hati yang sama, mbok yo,. Ga usah ngasih harapan
buat hati lain. Ga usah sok bilang, .
Bilang keorang tua ku, kalau kamu memang serius dengan aku, karena aku milik orang tua ku
Padahal aslinya, itu Cuma ungkapan jahat yang diperhalus,
mungkin sebenarnya maksud dari kata-kata sampean adalah,
Aku ga mau sama kamu, karena kamu bukan laki-laki terhebat aku, tapi aku mau tahu kamu seberani apa, jadi cobalah untuk ngomong sama orang tua ku, jika mereka ridho, maka saya iklas, tapi jika laki-laki terhebat aku datang lagi,. Yooo,.. kamu saya tinggaliin....
Begitukan maksud sampean??? Janjuuuuukk,...
Saya tanya, apa mas rangga nyipok sampean pake bilang orang
tua sampean? Apa mas rangga ngajak kencan sampean juga bilang orang tua
sampean?. Ga tooo,.
Sekarang begini, mas trian memang ga ganteng-ganteng amat.
Bahkan dia malah botak. Tapi meskipun dia ga ganteng-ganteng amat, ga
sepatutnya sebagai perempuan yang sudah terlanjur ditakdirkan selalu benar
sejak lahir, terus sampean boleh ngelakuin hal sebangsat itu, jangan mba
cinta,. Jangan,. Kejiwaanmu lho.
Diberi harapan tinggi, terus dijatuhin sampe dasar lautan
itu sakit mba, mati tenggelam itu ga enak. Kami lebih bisa nrima jika di
tlikung temen, tapi kalau digituin?? Maka satu doa dari kami,
Bahagialah semaumu, aku mendoakan sebisaku.
Itu baru satu mas trian, mas trian yang ada di AADC2. Mas
trian, tokoh laki-laki yang jadi tunangan sampean sebelum sang rangga yang
legendaris itu datang, yang akhirnya jadi laki-laki yang kalah dengan amat
sangat telak. Kasian. Kasianya lagi, akan banyak mas trian-trian diluar sana,
yang mungkin akan sama nasibnya. Diberi harapan, lalu sampean pergi tanpa
pemberitahuan. Buktinya sudah ada satu yang sepert itu, makasih mba cinta,
sampean sudah jadi leader dan contoh, untuk sebuah kejahatan perasaan yang
entah kapan bisa kami maafkan. Saya memang sepakat, jika harus milih antara mas
rangga yang legendaris atau mas trian yang botak, jelas pilihan jatuh kepada
mas rangga, tapi tak begini caranya.
Akhirnya, mungkin saya bisa sepakat jika AADC2 kali ini tak
ubahnya kaya FTV kejar tayang, alur certanya mudah ditebak, ditambah sampean
terlalu murahan dan terlalu jahat di film itu mba cinta. Jika sampean masih
dengan isi hati yang sama, kenapa harus mencoba dengan hati yang baru? Apa yang
sampean lakuiin itu,..... jaahaat.
Kita ga bisa hidup dengan memberikan harapan yang sama
kepada semua orang, tolong renungkan itu mba cinta. Untuk semua pengikutnya mba
cinta, banyak hal memang perlu diperjuangin, tapi kalau kamu ga mau
diperjuangin, ga usah sok memberikan kode “perjuanganmu mana”. Beberapa
perempuan memang masih bisa hidup dengan isi hati yang sama, selama 7 tahun, 14
tahun, atau 20 tahun, tapi akan datang masa, dimana, orang yang paling kamu
anggap hebat, adalah orang yang harus dengan sangat rela kamu iklaskan.
Kepergian dan kematian itu nyata, bahagialah saat ini.
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)

Panas di kening, dingin dikenang, ngebet di......
ReplyDeleteMemilih tetap bersama Mas Titan, itu pun jahat bagi Mba Cinta. Apa lebih baik, cari yang lain saja, tak perlu 1 purnama Mba Cinta pasti menemukan cinta lain.
satu purnama ? satu purnama demi menunggu cinta
DeleteBagaikan pengalaman sang penulis..CLBK (cinta lama belum kelar)
ReplyDeletehahahaha,.. udah lama kelar mas, sejak saya mutusin,.... mutusin nrima keputusan dia, untuk nikah dengan yg lain,..
DeleteSelamat menempuh hidup baru,Trian
ReplyDeleteDari orang yang pernah membasuh tisu di atas perutmu
Selamat menempuh hidup baru,Trian
ReplyDeleteDari orang yang pernah membasuh tisu di atas perutmu