Open Mic Jumat Itu
Sebagai salah satu comic amatir yang belum punya banyak
panggung, omragil.id harus membiasakan diri untuk open mic atau ngetes materi
sekaligus juga merasakan atmosfer panggung yang berbeda-beda tiap kali open mic
atau stand up. Jumat itupun sama, omragil bakalan open mic disalah satu cafe di
kota solo, teparnya CS Warung Kopi, tempat biasa anak-anak Stand-Up Indo Solo
mencoba materinya.
Ini adalah open mic kedua dikota ini dan dicafe tersebut,
open mic yang pertama berjalan ga karuan, bahkan bisa dibilang yang paling
buruk. Tapi, bukan hidup kalao kita ga pernah gagal. Pertanyaanya, seberapa
sering kamu gagal dan berapa jatah gagalmu? So, kita tetepa harus berjuang buat
hal yang selalu kita impi-impikan. Seperti saat kamu pedekatein dia, padahal
dia sudah punya pacar. Ahh,. Faakkk.
Open mic jumat itu sebenarnya OmRagil ga terlalu yakin,
soalnya materi baru ditulis jumat jam 2 siang, dan open mic mulai jumat jam 8
malam, puufff,. Ngebom lagi kayanya. Tapi tenang, OmRagil sudah mulai bisa
berfikir bagaimana menyelesaikan deadlock dengan bijak dan gemulai. Maka hasil
dari berfikir singkat dan penuh dengan kegugupan, menghasilkan materi yang
demikian, :
Akhirnya, selesai open mic, kita akan sampai pada sesi
evaluasi, dimana teman-teman sesama comic yang lain yang juga sudah lebih lama
jadi comic dari pada saya, akan mencoba memberikan masukan dan tanggapanya
seputar materi dan bit yang OmRagil bawakan. Berikut ini adalah evaluasi
menurut teman-teman comic yang lainya.
Bona : ragil, saya suka bit kamu yang pertama, observasi
yang nakal dan ngena. Sudah ada prospek yang jauh lebih baik dari pada openmic
kamu yang pertama. Kedepan, kamu bisa gunakan teknik yang sama, yaitu
observasi. Ini materi baru ? lalu kemana materi kamu yang lama ? secara
penulisan materi kamu yang lama lucu, tapi Cuma secara penulisan, lucu secara
tekstual, lucu jika dibaca bukan didengarkan. Makanya di openmic kali ini,
teknik kamu tepat dan bagus. Lain kali kalau bisa datanglah lebih rutin.
Mas mmm, saya lupa namanya : mas ragil, kamu Cuma tinggal
membentuk materi dengan cara observasi tapi dengan runtutan yang lebih rapat,
tadi ngena, tapi masih kurang rapat.
Begitulah tanggapan teman-teman tentang open mic saya kali
ini, sampai jumpa di openmic dan kesempatan lain yang lebih membahagiakan
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)

No comments :
Post a Comment