untuk mu mba cantik
nah, kesempatan kali ini, ijinkanlah saya, para mba-mba cantik, baik yang berhijab syar'i, berhijab modern, berhijab trandi, berhijab setengah-setengah, yang ga berhijab, mba-mba sosialis, mba-mba pluralis, sampai mba-mba yang ga setengah-setengah. saya yakin, dengan adanya artikel ini, saya akan diserang oleh banyak pihak, baik yang suka dengan artikel ini, yang tidak suka dengan artikel ini, sampai yang sama sekali ga mau tahu tentang artikel ini. saya siap kok, saya kuat.sebagai jejaka 25 tahun nyaris 26 tahun, saya adalah pemuda yang gemar sekali mengamati. wabil khusus mengamati tingkah laku kalian para mba-mba seksi dengan kaos ber v-nek rendah dan hot pen super seksi,. perhiasan dunia. sungguh KEAGUNGAN TUHAN yang mana yang bakal saya sangsikan jika sudah melihat senyum kalian, melingkar diatas bibir tipis dan merona, dan lesung pipi nan menggoda. godaan terbesar jejaka modern macam saya memanglah
harta, tahta, raisaaa...
![]() |
| diambil dari google, diedit seperlunya |
pertama-tama, saya sampaikan salam hangat saya kepada semua mba-mba cantik di seantero penjuru negri, salam peluk mesra dan kecup basah,.. mmuaachh..
begini mba-mba cantik, saya yakin njenengan dan umat panjengan adalah salah satu umat yang paling stylis dan melek banget dengan mode, saya yakin itu. bahkan, celana robek-robek saja bisa terkesan trendi dan amat seksi jika umat njenengan yang pake. bayangkan jika celan robek-robek itu saya yang pake, bagaimana masyarakat akan menanggapinya coba ? mulai dari cibiran di sangka ga bisa beli celana baru, disangka gila, sampai sindiran nyinyir dengan ucapan;
tuku neng toko ora ana kue, katok soek-soek kaya kue
yah, begitulah hidup, kadang sewagu itu.
tapi, marilah kita mencoba untuk mengamati beberapa hal, sekaligus, semoga ini bisa juga jadi bahan rujukan style mba-mba cantik diluar sana. semoga.
pertama, saya yakin bahwa semua mba-mba cantik bisa membedakan mana celana dan baju yang layak pake dengan baju dan celana yang layak cuma jadi kesed. pertanyaannya, layakah celana sobek-sobek dan semua baju ber v-nek rendah dipake ? oke, berikut penjelasaanya.
celana sobek-sobek,
namanya juga celana sobek-sobek, celana sobek-sobek jelas tidak layak dipake, kenapa ? karena resiko mba-mba cantik kena masuk angin akan semakin besar. masuk angin mungkin akan terkesan sepele, namun, percayalah, sudah banyak orang yang meninggal karena masuk angin. percayalah.
kaos ber v-nek rendah.
kaos ber v-nek rendah, sebenarnya akan sangat berguna dan sangat bermanfaat, tapi bagi mereka yang sedang dalam proses menyusui. agar tidak perlu repot-repot buka kaos dan baju dari bawah, jadi kalau mau netein tinggal ditarik kebawah doank v-neknya. tapi, netein juga tidak boleh sembarang netein, tolong jangan tambah penderitaan kami jejaka yang belum menikah dengan pemandangan yang amat menggoda dari ibu-ibu muda menyusui anaknya. jangan, pleasee dehh mba. jadi, kalau kamu sedang tidak menyusui, ya jangan pake kaos ber v-nek rendah, apa cowo kamu suka nete ?? itu lain soal si,...
itu baru dua hal, dari begitu banyak pengamatan saya melihat dan menyaksikan dengan mata kepala saya sendiri akan mba-mba cantik diluar sana. jika saya teruskan, bisa jadi sebuah buku dengan judul .. "tips memilih fashion yang baik untuk mba-mba baik"...
nah, sampai disini, saya yakin akan ada satu dua mba-mba cantik yang berfikiran seperti ini ,.
"ihh,.. ngapain si ngurusin pakean orang,.. urusin tuh mata kamu sama T*T** kamu biar ga celamitan liat kita mba-mba cantik pake baju seksi"
oke, mba.. makasih sudah ngingetin, jadi tambah kagum saya.
begini mba-mba cantik,..
"kami bisa urus mata dan T*T** kami, tapi kami belum tentu bisa urus mata, dan T*T** orang lain dan hati orang lain, agar tidak berprasangka buruk sama mba-mba cantik"
gimana quote saya barusan?? super kan,..
jadi, tolonglah, bantu saya atau jejaka lainnya yang masih belajar mengendalikan pandangan mata, nafsu dan prasangka buruk, dengan berstyle yang layak.
*sekian, kalau diterusin mbok jadi nyaingin dokter boyke, atau malah terkesan kaya artikel bokep di certitadewasa.***
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)

No comments :
Post a Comment