Ini nama fb lho


Semalam gini (sebagai informasi yang ga penting, artikel ditulis rabu malam jam 22:24), redaktur kita, pemuda 25 tahun yang makin beranjak dewasa namun masih suka liat dragon ball, upin ipin, ngoleksi robot-robotan (yap, dia emang laki-laki berwatak bocah) masih menyempatkan untuk menulis dan menghibur khalayak ramai. Hemmmss,.. kurang menawan apa coba om-om kita yang satu ini. Kali ini, omragil.my.id akan membahas mengenai kumpulan nama-nama fb. Kita akan mencoba mengulasnya secara tajam, diangkat menjadi hal yang layak dan patut untuk diperbincangkan, serta bisa kita tertawakan bersama-sama. Hidup ini sudah terlalu membosankan jika kita tanggapi terlalu serius. Maka, ya tertawalah...

Nama akun facebook para umat kekinian emang bermacam-macam, bermacam-macam pula alasan dan motivasi tentang mengapa mereka menamakan akun facebook mereka dengan nama demikian. Kali ini, kita akan coba membahas satu persatu nama akun facebook mereka, didasari pada alasan mereka menamakan akun mereka dengan nama tersebut, dan maksud serta tujuan dari nama tersebut. Bacalah.

Pertama, nama facebook yang didasari pada nama pribadi asli. Biasanya, nama facebook ini asli sesuai dengan nama sang pemilik. Misalkan nama-nama facebook dibawah ini :

Fabrian fandi dwi imaniawan, yap, ini nama asli, seorang laki-laki lajang yang sudah mengikatkan hati pada seorang gadis menawan (sampean mba-mba jomblo silahkan patah hati) memilih untuk menggunakan nama FB sesuai dengan namanya yang sesungguhnya, pilihan yang bijak mas.

Restu Nur fitrianto, ini juga nama asli. Sampean ga usah berharap saya akan nulis macem-macem, ini kakak saya, ga sopan kalau nulis macem-macem, ga sopan.

Iko nurliana putri, ini juga nama asli. Tapi sudah, cukup disini saja mbahasnya, sudah malem, masih banyak yang belum dibahas.

Yang kedua adalah nama akun facebook yang tidak menggunakan nama asli, maksudnya mungkin biar terlihat keren, tapi apalah saya mas,. Saya Cuma menduga-duga, yang tau maksud aslinya kenapa dinamai demikian ya si empunya akun facebook tersebut.  Dibawah ini adalah nama facebook yang bukan nama asli, sampean pasti terkejut.

Saktiawan ragil pamungkas, ini bukan nama asli mas. Bocahe blas ora ganteng, cilik, ireng, cungkring, nek ketemu wong, wonge yo mesti pada mikir nek iki bocah tukang ngobat, jan melasine pool. Maksudnya apa?, mengapa sang mas-mas yang menasbihkan dirinya untuk dipangil omragil menggunakan nama tersebut, masih jadi misteri sampai saat ini. Usut punya usut, ternyata nama saktiawan ragil pamungkas adalah nama dari 3 orang yang digabung jadi satu. Pertama adalah saktiawan, saktiawan diambil dari nama saktiawan sinaga, mantan striker dan pemain timnas. Lalu kenapa nama saktiawan yang diambil? Katanya keren, Cuma karena keren. Jan, cupu dan wagu memang itu om-om yang satu. Yang kedua adalah ragil, ragil sendiri memang nama dari pemberian orang tua. Takut kwalat dan dikutuk jadi patung selamat datang maka tidak dihilangkan nama tersebut. Kemudian nama pamungkas diambil dari legenda hidup sepakbola tanah air, yaitu bambang pamungkas. Meski omragil sendiri jauh lebih mahir main bola bekel dari pada bola sepak, ia tetap ingin jadi legenda sama seperti mas bambang. Legenda bola bekel.

Yang ketiga ada nama alay. Alay adalah satu ekosistem tersendiri dari rantai kehidupan. Bahkan saya berpendapat bahwa alay, adalah umat yang amat merdeka terlepas dari penjajahan bangsa dan ras manapun, karena mereka mampu berdiri sendiri. Alay pula yang akhirnya mampu membawa sebuah tren baru dalam dunia fashion, tata bahasa, bahkan sampai industri hiburan kita juga dikuasai umat alay. Maka salam hormat saya untuk para alay dinegri ini, saya yakin suatu saat kalian bisa jadi pemimpin bangsa yang mebanggakan. Salam kucek kucek jemur jemur.

Apa sampean pernah membayangkan jika suatu bangsa dipimpin oleh seorang alay? Bagaimana menariknya bangsa tersebut, saya yakin bangsa yang dipimpin alay akan bisa menguasai dunia. Bayangkan, mana ada seorang umat antah berantah yang berani menerobos pakem dunia fashion dengan berpakaian random macam alay? Ir. Sukarno saja, yang ditasbihkan sebagai presiden paling fashionable oleh semua emak-emak dipelosok dunia tidak berani melakukan hal tersebut. Makin salut saya. Nah berikut ini pula, buktinya nyata dari kemerdekaan bangsa alay, dengan membuat nama akun facebook sekarepe awake dewek. Pokoke ya jor, wong anu gon ku, ya arep tek jenengi apa terserah aku. Begitulah kira-kira ujaran para alay diseluruh pelosok bumi jawa dwipa ini, mengagumkan. Berikut ini adalah nama-namanya ;

Simanja mau berubah, dari pertama akun ini berteman dengan akun FB saya, saya lantas jadi mikir, kenapa saya mikir? Karena sampai sekarang, ia mau berubah menjadi apa masih menjadi sebuah misteri yang belum terpecahkan. Mau berubah jadi power rangers kah? Shinobi kah? Atau ultramen kah. Masih misteri mas mba.

Adin belajar iklas, ini adalah umat yang senantiasa bermuhasabah. Ga enak sebenernya buat ngomongin nama ini. Tapi tak apa, dari namanya kita bisa tahu, kalau mba-mba yang satu ini akan iklas meski kita omongin. Mungkin saran saya mba, jangan Cuma belajar iklas, belajar tawakal, tawadhu, istiqomah biar hidup makin mulia dan tercerahkan.

Noey saiangebundaachmad selaluselawase, subhanallah,. Inspiratif sekali mba nama sampean. Cukuplah. Nulisnya aja susah apa lagi bahasnya.

Dede yankslalu tersakiti. Hemmms,. Kita mau bahas ini orang tapi dia sudah terlalu sering tersakiti, jadi ga tega saya, kasian juga kalau beban hidupnya kita tambahin dengan kita nyinyirin namanya, ya sudahlah mba, mungkin besok mba bisa berganti nama menjadi dede belajar tersenyum, biar hidup kian bahagia.

Fitria ciemutmut. Ciemuuttttttttttttmunttttttaaahhhh saya..

Aschenputteldeyya raddaradda ndud, dan saya raddaradda pusing baca nama sampean mba. Bisa dibayangin jika ini nama asli yang sampean gunakan dalam kartu keluarga atau ktp. Males mah mesti yang ngurus ini nama, nama aja nyusahin gimana orange jal. Pfftt.

Ga terasa sudah banyak yah, oke,. Besok kita sambung lagi, akan ada part yang kedua. Nama-nama sampean yang belum masuk kali ini, silahkan berdoa untuk tidak masuk diartikel saya minggu depan. Kalau perlu, silahkan bertobat.


*ga usah terlalu serius baca tulisan saya.
No comments

No comments :

Post a Comment