Dear Mas Dhani dan Mba Mulan

Dear mas dhani dan mba mulan, salam hangat saya buat kalian berdua, wabil khusus buat mba mulan,. salam peluk dan sun dikening,. mmmuuaacch,. mau tanya donk mba, resepnya bikin anak secantik anak mba mulan, biar nanti bisa saya bagikan dan praktekan dengan istri saya kelak. Mba mulan tambah tahun tambah cantik saja. 

untuk mas dhani, saya menulis ini dalam keadaan yang amat sadar dan tanpa paksaan dari unsur manapun dan pihak manapun, saya menuliskan ini juga bukan bermaksud ikut campur dengan masalah yang sedang ramai diberbincangkan, di youtube, di infotainment, di surat kabar, sampean juga jangan berfikir bahwa saya suka nonton acara gosip yang ga bermutu dan ga jelas gitu, sueer, ga pernah. saya juga berharap sampean ga mensomasi saya, janganlah mas dhani, saya ga punya uang buat bayar pengacara, lagian saya masih pengin sering-sering ketemu ma dede gemes. saya yakin sampean ga setaga itu dengan rakyat jelata macam saya, apalagi saya termasuk baladewa. apa ia sampean tega? ga thoo??.

begini mas dhani, sebagai orang ndeso, saya selalu percaya bahwa masalah keluarga adalah hal yang tabu dan tidak layak buat diperbincangkan, apalagi sampai dikupas secara tuntas setajam silet. itu jelas nda sopan, nda sopan sama sekali malah. ngupas kok pake silet, ngupas yo pake pisau. wagu. tapi akhir-akhir ini, saya cukup terganggu dengan gosip dan berita yang beredar tentang curhatan mba mulan ke om deddy, lewat perantara baim wong, waduh,. padahal saya ga pernah lihat gosip, kok saya tahu yah?. subtansinya bukan itu mas dhani, tolong fokus. kabarnya mas dhani akan mensomasi baim wong dan om deddy? waduh, mbok ya jangan mas dhani. kalau saya sih noo, ga tahu juga kalau mas anang.

mas dhani, sebagai pemuda 25 tahun yang belum nikah, dan lebih sering ditinggal nikah,saya takut ga sopan buat ngomong begini sama mas dhani, tapi tak apalah, kita wajib saling mengingatkan, apalagi kita masih menginjak bumi yang sama. mas dhani, saat saya masih sering ikut jamaah pengajian, saya sering dengar pak kyai berkata demikian, saya yakin mas dhani juga udah amat paham dan ngerti tentang hal ini, apalagi mas dhani adalah musisi yang lagu-lagunya banyak yang ngehits, tapi akhir-akhir ini, lagu mas dhani kalah populer dari pada jenggot dan urusan rumah tangga mas dhani. tapi, kita harus memulainya dari hal yang paling fundamental terlebih dahulu mas dhani, yaitu bahwa :

Tujuan dari seseorang berumah tangga adalah agar mendapatkan ketenangan dan ketentraman di dalamnya dikarenakan adanya rasa saling mencintai, mengasihi, menyayangi, seperasaan dan senasib sepenanggungan di dalam menjalani kehidupan

begitu kira-kira, tujuan fundamental dari berumah tangga mas dhani, saya yakin, sebagai laki-laki yang sudah menikah dua kali, mas dhani jelas sudah lulus dengan predikat cumlaude untuk mata kuliah yang satu itu, ga sopan kalau saya ngomong macem-macem. 

namun mas dhani, semua yang terjadi dengan rumah tangga mas dhani, tidak layak buat dijadikan konsumsi publik, apapun alasannya. kebetulan saya muslim mas dhani, meski saya akui, saya kadang amnesia. pagi beriman, siang lupa lagi, sore beriman, malam amnesia. wah,. gigi memang bisa bikin lagu yang pas banget buat saya. 

Islam melarang seorang suami atau istri mengungkapkan aib-aib masing-masing pasangannya kepada orang lain dengan tujuan yang tidak dibenarkan, sebagaimana diriwayatkan Imam Bukhori dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Dan siapa yang menutupi (aib) seorang muslim maka Allah akan menutup aibnya pada hari qiyamat."

tapi saya sadar mas dhani, mas dhani, mba mulan dan semua pelaku hiburan di negri ini, hidup pada sebuah lingkaran yang tidak mengenal batas, tv butuh berita biar mereka tetap eksis dan mampu hidup dan menghidupi, latahnya, masyarakat juga tampak membolehkan jika sebuah infotainment memberikan dan memberitakan masalah keluarga, yang sudah sangat menyentuh ranah privasi, jika sudah demikian, kita termasuk golonga orang-orang yang merugi, kita harus segera bertobat mas dhani. harus.

selain itu ranah privasi yang harus mas dhani protek dengan sedemikian rupa, saya juga merasa terganggu, karena frekuensi publik saya akhirnya hilang hanya untuk pemberitaan masalah keluarga mas dhani. apa itu frekuensi publik, mas dhani bisa baca di undang-undang penyiaran. saya harap mas dhani tidak lantas seperti mas anang yang dengan mudah dan entengnya bilang "jika terganggu pindah saja ke channel lain" ga semudah itu mas dhani, dan juga ga sesimpel itu. tolong jangan jadi umat yang intoleran. 

terakhir mas dhani, semoga keluarga mas dhani SAMAWA, apa itu samawa, mas dhani bisa lihat di sinetron "tukang bubur naik haji". 

“Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat.” [QS An Nur: 19]"
No comments

No comments :

Post a Comment