Dear Mas DDR

Selamat pagi mas DDR, mungkin disitu, di Italia masih malem yah, dan kamu masih nyenyak tidur dengan perempuan disampingmu. Atau malah sebaliknya? kamu gusar, gelisah, dan bingung, bingung dengan jati diri mu sendiri. Kamu itu daniele de rossi, pemain italia dengan gaji termahal di serie a, atau kamu anak akademi roma yang baru saja promosi ke tim utama dan masih grogi saat bermain dilapangan?. Entah lha.

Mas DDR yang brewoken, brewok mu mengingatkan saya akan gambaran seorang tokoh laki laki yang ganas, garang dan anti kompromi. Selain itu pula pasti selalu mengedepankan kesempurnaan dalam bermain. Tapi, dalam beberapa laga saya tidak melihat gambaran yang demikian. Saya justru melihat kamu seperti gambaran anak ABG yang baru saja belajar, belajar pacaran misalkan. Belajar caranya bagaimana ngertiin dia, belajar bagaimana kamu perhatiin dia, belajar bagaimana kamu manjain dia, yang berujung pada kamu terlalu berhati hati dalam mengambil keputusan dan sering kali salah dalam mengambil keputusan yang terlalu kehati hatian tersebut. Mas DDR yg brewoken, kamu memang tampak sedang belajar, belajar untuk mengalirkan bola, belajar menjadi gelandang bertahan yang hebat, akan tetapi kamu jadi sering salah pasing, salah posisi, daya jelajah yang turun bahkan stamina kamu jadi sangat buruk.

Mas DDR, sadarkah kamu kalau kamu berlabel "captain masa depan", apa itu hanya akan tetap menjadi label?. Mas DDR, sebagai orang yang juga menjadi saksi debut mu dulu waktu masih muda (meski hanya dari layar kaca), performa mu kali ini sungguh sangat dibawah apa yang kamu tunjukan dulu saat baru pertama kali berkostum merah maron.

Mas DDR, jika kamu merasa masih kurang fit, maka mungkin kamu bisa ajukan surat dispensasi atau surat sakit bertanda tangan papah kamu. Seperti yang sering saya lakuin dulu saat males berangkat sekolah. Saya tidak mengenalmu akhir akhir ini, meski kamu berban captain dilapangan dan dengan ciri brewok yang lebat. Saya seperti tidak melihat seorang DDR, salah satu gelandang bertahan terbaik yang italia punya, gelandang dengan rekor gol timnas terbanyak dari pemain roma. Meskipun memberikan asist bukanlah keahlian mu, tapi salah pasing pastilah juga bukan sifat dasar mu.
kamu tak segarang itu sekarang

Mas DDR, saya hanya ingin kamu kembali ke performa mulu dulu. Daniel De Rossi yang seperti kata Cesare Prandelli juga bisa jadi bek tengah terhebat didunia. Cepatlah kembali ke diri mu, jangan hilang terlalu dalam dan jauh, cukup sudah penderitaan roma dengan sederet hasil imbang, sekumpulan pemain yang cidera sampai akhir musim dan tertatih tatih di semua kompetisi. Semoga mas DDR baca ini, meski saya sadar kamu tidak akan mengerti dengan bahasa saya. dan akhirnya

"semoga kamu bukan rumor, yang hilang arah dan tak tahu arah jalan pulang. please, comeback"
No comments

No comments :

Post a Comment