Fokus Pada Masalah

selamat siang sobat sobat yang budiman, semoga kamu bukan budi yang batal jadi kapolri itu yah. Oke, ini adalah bimbingan TA versi saya yang kedua. Cermatilah dan pahami baik baik apa yang akan saya bahas dan saya utarakan kali ini. Percayalah, ini akan sangat membantu kamu dalam menyusun dan membuat TA yang baik dan benar. Jika kamu sudah baca ini dan masih belum bisa membuat TA yang baik dan benar, maka kamu bisa hubungi dokter terdekat. Takutnya jomblo kamu semakin akut. Oke, kita mulai. 

Saat kamu akan memulai membuat TA, maka hal pertama yang perlu kamu lakuin adalah mencari masalah. Ingat, mulai hari ini. Jauhilah kebiasaan buruk lari dari masalah. Itu namanya ga bersyukur. Saat kamu akan menyusun TA, maka disitu kamu baru tahu bagaimana pentingnya masalah. Semisal kamu jomblo akut dan berkepanjangan, maka kamu tidak akan bisa memungkiri kenyataan kalau kamu suka gelisah saat malam minggu. Malam minggu temen pada sibuk masing masing, mau maen PS ehhh pas kebetulan sticknya rusak, mau pergi keluar ternyata ujan. Malam minggu kamu ngenes abis sob. Maka kamu ga usah sok jual mahal dengan bilang kamu baik baik saja. Mulailah mengakui kalau hal tersebut sangat menyiksa dan memberikan penderitaan buat kamu. Maka jika demikian adanya, kamu bisa angkat hal tersebut menjadi sebuah TA dengan judul demikian :

"perancangan analisa sistem ketahanan jomblo dalam melewati malam minggunya"
Keren sob, dan percayalah, orang waras nda akan menyangka kamu buat TA dengan judul kaya gitu. Itu orisinil banget, dan kamu banget pokoknya.

setelah menemukan masalah, maka selanjutnya adalah fokus pada masalah tersebut. Jangan pernah melebar dari masalah yang ada, nanti selain hidup kamu jadi tambah bermasalah, mungkin juga kamu bakal jadi diputusin sama pacar dan jadi jomblo new bie bagi yang sudah punya pacar.

Misalkan kamu sudah punya pacar dan LDR an, maka masalah kamu adalah intensitas ketemuan yang jarang dan komunikasi yang penting. Maka fokuslah pada masalah tersebut, tidak usah melebar sampai ke hal hal yang tidak subtansial dan tidak penting. Semisal, mengapa dia jadi jarang BBM kamu duluan, kenapa BBM jadi di R doang kaya plat nomer banyumas, mengapa jadi jarang telponan. Percayalah Sob, hal demikian akan sering dan pernah terjadi jika kamu LDR. Akan tambah runyem lagi jika kamu terlalu over protektif. Semisal meminta bukti foto saat dia bilang sedang jalan-jalan sama teman, atau malah ngeinboxin teman teman dia saat dia nda kunjung bales SMS atau angkat telpon kamu. Ini cuma akan bikin masalah kamu tambah rumit. Percayalah, saya sudah cukup berpengalaman. hahahaha. Oke, poin ini saya jadi curhat.

Jika masalahnya demikian dan kamu tetap fokus pada masalah, maka kamu bisa angkat judul TA seperti ini :

"Perancangan analisa sistem komunikasi yang tepat bagi pasangan LDR" 
Oke, sob. sampai disini dulu bimbingan kita yang kedua, nantikan bimbingan saya yang ga penting ini dan tetap stay cool dan jadi jomblo bermartabat. Satu hal lagi yang penting, selalu inget pesen mama kamu.
No comments

No comments :

Post a Comment